Cara Mengecat Ulang Teralis Besi Tempa dan Mengatasi Karat | LAMHAR

Teralis besi yang digunakan dalam waktu lama dapat mengalami perubahan pada lapisan cat akibat goresan, kelembapan, debu, atau paparan lingkungan. Apabila lapisan finishing mulai rusak, pengecatan ulang dapat dilakukan untuk memperbaiki tampilan sekaligus membantu melindungi permukaan besi.

Sebelum mengecat, kondisi teralis perlu diperiksa terlebih dahulu. Penanganan untuk cat yang hanya kusam berbeda dengan permukaan yang sudah mengelupas atau mulai berkarat.

Teralis besi tempa dekoratif untuk pintu rumah

Kapan Teralis Besi Perlu Dicat Ulang?

Pengecatan ulang tidak harus dilakukan berdasarkan jangka waktu tertentu. Kondisi permukaan lebih penting untuk diperhatikan.

Beberapa tanda yang dapat diperiksa antara lain:

  • warna mulai kusam;
  • permukaan tergores;
  • cat mulai retak atau mengelupas;
  • muncul titik karat;
  • lapisan finishing mulai terbuka pada sambungan atau sudut;
  • terdapat bagian yang sering terkena air atau kelembapan.

1. Periksa Kondisi Cat Lama

Sebelum mulai bekerja, periksa apakah lapisan cat lama masih melekat dengan baik. Jika permukaannya hanya kusam tetapi cat masih kuat, biasanya tidak perlu menghilangkan seluruh lapisan lama.

Namun, apabila cat sudah menggelembung, terkelupas, atau terdapat karat, bagian yang rusak perlu dibersihkan sampai memperoleh permukaan yang cukup baik untuk menerima lapisan berikutnya.

2. Bersihkan Debu dan Kotoran

Debu, minyak, dan kotoran dapat mengganggu daya lekat lapisan cat. Bersihkan permukaan menggunakan alat dan bahan pembersih yang sesuai, kemudian pastikan permukaan tidak menyimpan sisa kotoran.

Sebelum melanjutkan ke tahap pengecatan, biarkan permukaan benar-benar kering sesuai kondisi lingkungan.

3. Bersihkan Karat dan Cat yang Mengelupas

Jika terdapat karat, bersihkan bagian tersebut menggunakan sikat kawat, amplas, atau alat lain yang sesuai dengan kondisi permukaan.

Cat lama yang sudah tidak melekat juga sebaiknya dibuang. Tujuannya agar lapisan baru tidak menempel di atas permukaan yang sudah rapuh.

Setelah pengamplasan atau pembersihan mekanis, hilangkan kembali debu yang tersisa sebelum melanjutkan pekerjaan.

4. Gunakan Primer untuk Logam Bila Diperlukan

Pada bagian besi yang terbuka atau setelah penanganan karat, primer logam dapat digunakan sebelum cat akhir. Pilih primer yang kompatibel dengan jenis cat yang akan digunakan.

Jumlah lapisan dan waktu pengeringan sebaiknya mengikuti petunjuk produsen primer karena setiap sistem cat dapat mempunyai spesifikasi yang berbeda.

5. Aplikasikan Cat Secara Bertahap

Cat dapat diaplikasikan menggunakan kuas, roller kecil, atau sistem semprot sesuai bentuk teralis dan jenis produk cat.

Pada teralis dengan banyak lengkungan dan ornamen, perhatikan bagian sudut, sambungan, sisi dalam motif, dan area yang sulit dijangkau agar pelapisan lebih merata.

Hindari membuat lapisan terlalu tebal dalam satu kali aplikasi karena dapat menyebabkan cat tidak merata atau menetes. Ikuti petunjuk mengenai jumlah lapisan dan waktu pengeringan yang tercantum pada produk cat yang digunakan.

6. Perhatikan Sambungan dan Sudut Teralis

Bagian sambungan, sudut, serta titik yang sering terkena air perlu diperiksa lebih teliti. Kerusakan lapisan finishing pada area tersebut dapat menjadi tempat awal munculnya korosi.

Apabila ditemukan goresan kecil, perbaikan pada bagian tersebut dapat dilakukan sebelum kerusakan lapisan semakin luas.

Mengecat Teralis dengan Banyak Ornamen

Teralis besi tempa klasik dapat memiliki motif lengkung dan ornamen yang cukup rapat. Bentuk seperti ini membutuhkan ketelitian lebih tinggi ketika dibersihkan maupun dicat ulang.

Pastikan bagian belakang ornamen, celah antarmotif, sisi sambungan, dan permukaan yang menghadap dinding tetap diperiksa. Jangan hanya memperhatikan permukaan yang terlihat dari depan.

Memilih Warna Teralis Besi Tempa

Warna dapat disesuaikan dengan pintu, kusen, dinding, pagar, atau konsep bangunan secara keseluruhan.

Hitam merupakan salah satu warna yang mudah digunakan pada desain klasik maupun sederhana. Untuk model dekoratif, bagian ornamen tertentu juga dapat diberi aksen finishing berbeda sesuai desain yang diinginkan.

Bagaimana Jika Karat Sudah Cukup Parah?

Pengecatan ulang cocok untuk menangani lapisan finishing yang rusak dan karat permukaan setelah bagian tersebut dibersihkan dengan benar.

Namun apabila terdapat kerusakan pada rangka, sambungan las, deformasi, atau bagian besi yang sudah berkurang kondisinya secara signifikan, masalah tersebut sebaiknya diperiksa dan diperbaiki terlebih dahulu. Menutup kerusakan struktural hanya dengan cat bukan penyelesaian yang tepat.

Cara Merawat Teralis Setelah Dicat

  • Bersihkan debu dan kotoran secara berkala.
  • Periksa bagian yang sering terkena air.
  • Perhatikan goresan dan cat yang mulai terkelupas.
  • Periksa sambungan, engsel, dan bagian logam lainnya.
  • Lakukan perbaikan lokal apabila lapisan finishing mulai rusak.

Frekuensi pemeriksaan dapat berbeda tergantung posisi teralis, kondisi lingkungan, jenis finishing, serta seberapa sering permukaan terkena air atau kelembapan.

Pembuatan dan Perawatan Teralis Besi Tempa

Selain kondisi finishing, desain dan konstruksi teralis juga perlu disesuaikan dengan ukuran pintu atau jendela tempat pemasangan.

Untuk pembuatan baru, siapkan foto lokasi, ukuran awal, serta referensi desain. Model dapat dibuat sederhana maupun dekoratif sesuai kebutuhan bangunan.

Lihat Juga

Workshop LAMHAR

Workshop LAMHAR berada di Cipondoh, Kota Tangerang. Pelayanan utama mencakup Jabodetabek untuk pembuatan teralis, pintu, pagar, railing tangga, railing balkon, dan pekerjaan besi custom lainnya.

Untuk pekerjaan di luar Jabodetabek, kebutuhan pengiriman, pemasangan, transport pekerja, volume pekerjaan, dan kondisi proyek dapat dibicarakan terlebih dahulu.

Foto kondisi teralis dan bagian yang mengalami kerusakan dapat membantu menentukan apakah cukup dilakukan perawatan finishing atau memerlukan perbaikan pada bagian lainnya.